Kelompok Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung (KPA3) di Teater Manzoni, Bologna, Italia, Sabtu, memperlihatkan bahwa alat musik dari bambu asal Indonesia itu bisa untuk melantunkan lagu barat, seperti lagu Italia O Sole Mio serta lagu terkenal semacam New York New York, La Vie En Rouge dan Santorini.

KPA3 Bandung tersebut sedang mengikuti berbagai festival di Italia, 19 Juli-5 Agustus, demikian Sekretaris Pertama KBRI Roma Pramudya Sulaksono dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Disebutkan, dengan senyuman serta berbusana tradisional Indonesia dari berbagai daerah, penampilan kelompok paduan musik angklung berulang kali mendapat pujian dari penonton Italia.
 
You are here:  Home
Modifikasi pada Tunner untuk Menyetem Angklung
Written by Anugrah Sabdono S., on Thursday, 03 April 2008
Average user rating    (0 vote)
Views 285    

Menyetem atau menala angklung adalah suatu hal yang dapat dibilang gampang-gampang susah. Pada proses penyeteman sebuah tunner merupakan salah satu alat yang penting. terutama bagi orang yang memiliki telinga kurang peka.Tunner yang ada di pasaran bekerja dengan cara menangkap tekanan suara dari angklung saat dibunyikan.

Saat ini sedang dicoba dilakukan modifikasi pada tunner sehingga yang ditangkap bukanlah suara dari angklung tetapi getaran dari angklung. Caranya adalah dengan menggunakan sensor yang terbuat dari piezoelektrik. Sensor ini adalah sensor getaran yang nantinya akan ditempelkan pada tabung angklung. Sensor ini mengeluarkan output berupa arus dan kemudian arus inilah yang akan diolah agar kita dapat mengetahui frekuensi dari getaran tersebut. Saat ini sedang dicoba apakah sistem tersebut dapat diaplikasikan. Sistem yang sedang dicoba saat ini adalah dengan sensor yang dijelaskan tadi dan dengan komputer yang didalamnya sudah diinstal software untuk mengenali frekuensi. Apabila berhasil sensor ini tidak hanya dapat dipake untuk meyetem angklung tetapi juga untuk menyetem alat musik membran seperti timpani atau bass drum.


Published in : KPA3, Articles
Favoured Print Send to friend Related articles

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev

Language Selection

EnglishBahasa Indonesia

KPA3 Login

No Users Online

Invite Your Friend

 20 left
Check Invites

Short Message

Latest Message: 4 hours, 1 minute ago
  • mita120491 : hhoo.. saya galau men !
  • [GUEST]rie : i'm sad sad
  • tomi_fadlan : [to: fedri_rinaw] ini kang fedri yang dokter tea?? kalo mo daptar,, link-na aya di palih luhur "registresyen"/"pangdaptaran" Smile
  • [GUEST]fedri_rinaw : haiii semuuaaaaa .... aku KPA juga tapi ga tau gimana cara registernya ... Miss u all ...
  • [GUEST]Rida X-5 : Smile Smile Smile
  • [GUEST]Rida X-5 : WOW KPA 3 BEKEN N KEREN ABISZ YA. eKSKUL PALING GAUL AND EKSIS SE-INDONESIA (LEBAY)
  • dita_28 : doankan kpa 28 smua'y lulus uas.uts.uan.usm.snmptn yaaa..amiiin
  • dita_28 : whaaaaa...kangen kpa..jarang bgt ke rangka skrg..haduuu
  • [GUEST]guest_7788 : woaahh.. akhirnyah d upload juga d utub... makasiihh bangett.. senang bisa liat.. klo yang pas d eropanyah ada juga gak? ^_^
  • [GUEST]adel : hiyaa!
  • ruhe : sepiii
  • mita120491 : wew. 28 udah lengser . skarang saatnya melihat "29 berlaga di kancah kepengurusan . smangat yaa buat smuanya !! angk.28 ! we can make it ! ayo tembus UN dan SNMPTN !:d
  • [GUEST]guest_sidep : ih udah lama gak buka situs ini...haha..makin uptodate yah uploadannya.hehe
  • [GUEST]guest_sidep : ihh..aku baru buka lagi situs ini loh..setelah berapa lama gak buka..
  • [GUEST]ruhe : halo...udalama ga k situs ini..hehehe

Total Members

116 registered
40 male
76 female
0 today
0 yesterday
1 this week
2 this month
Last: adit  offline