| Written by Tomi Fadlan, on Monday, 27 August 2007 |
| Average user rating |
(2 votes) |
|
| Views |
485  |
|
 Iyan Asiana Syafaat Iyan, begitu ia biasa dipanggil, lahir di Bandung tanggal 24 April 1985. Ia mulai berkecimpung di dunia musik angklung sejak tahun 1998 saat ia masih duduk di bangku SMP Negeri 3 Bandung. Ia pernah menjabat sebagai ketua ekstrakurikuler angklung SMPN 3 Bandung. Pada tahun 1998, ia dan tim angklung SMPN 3 Bandung mengikuti Festival Paduan Angklung ITB. Saat itulah ia mengenal Keluarga Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung (KPA3).
Setelah lulus dari SMPN 3, ia melanjutkan pendidikannya di SMAN 3 Bandung. Ia bergabung dengan KPA3 sejak tahun 2000, saat ia masih duduk di kelas 1. Selama ia di KPA3, ia pernah mengikuti Konser Orkestrasi Angklung (KOA) III di Gedung Merdeka dan Erasmus Huis sebagai pemain angklung dan konser angklung Merajut Kasih bersama Saung Angklung Udjo, Vina Panduwinata, dan Erni Johan di Sapta Pesona Jakarta pada tahun 2001 sebagai pemain contra bass. Ia juga pernah menjadi ketua Penerimaan Siswa Baru KPA3 pada tahun 2001. Pada tahun yang sama, Iyan berhasil terpilih menjadi ketua KPA3 periode 2001-2002. Ia juga menjabat sebagai ketua Latihan Khusus KPA3 pada tahun 2002. Di tahun yang sama, ia terpilih untuk mengikuti Expand the Sound of Angklung (ESA) 2002 sebagai pemain angklung dan kendang. Iyan lulus SMA pada tahun 2003 dan melanjutkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Di sela-sela kesibukannya kuliah, ia tetap aktif di KPA3 sebagai pelatih. Ia menjadi pelatih tim KPA3 yang mengikuti Festival Paduan Angklung ITB tahun 2003. Tim yang dilatihnya berhasil menjadi juara 2 Festival Paduan Angklung ITB. Selain aktif melatih, Iyan, yang bercita-cita menjadi dokter dan ingin belajar kecapi, juga aktif menjadi panitia dalam KOA IV (2003), KOA V (2005), dan Angklung Evening Concert: A Tribute to Daeng Sutigna (2007).
Users' Comments (2)  |
|
|