|
Pada tanggal 11-13 Maret 2008, KPA3 terbang ke Bali. KPA3 diberi kepercayaan oleh Departemen Pendidikan Nasional untuk bermain angklung pada acara Education 9 Ministrial Review Meeting di Westin Hotel, Nusa Dua, Bali. Ini merupakan pengalaman langka yang KPA3 dapatkan. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi KPA3 dapat bermain dalam event yang dihadiri oleh 9 menteri dari 9 negara ini. Bermain dalam event seperti ini, membuat para pemain dan conducter menjadi ga karuan. ”Gimana yah? Deg-degan sebenernya mah, mengingat kayaknya waktu itu teh bener-bener hectic, jadi perasaan saya bener-bener campur aduk. hehehehe..”, sang conducter, Dwinita menceritakan perasaannya saat menjadi conductor dalam event ini. |
| Gentra Musik Angklung Unisba di Melbourne (Bagian 2): Disambut Meriah di Wesley dan Minaret College |
Tampil di kota sendiri seperti Bandung, itu sudah biasa. Tapi, unjuk kebolehan di Melbourne, Australia adalah kesempatan luar biasa. Hal inilah yang dialami grup Gentra Musik Angklung (Gema) Unisba dan para penari yang tampil di Melbourne Town Hall, Jumat (9/5). Kesempatan tampil di tempat bergengsi itu, menurut Rektor Unisba Prof. Dr. H. E. Saefullah Wiradipradja, S.H., L.L.M., berkat jasa pihak Pencak Silat Indonesia, di bawah Pimpinan Edy Nalapraya. "Oleh karena itu, Unisba sangat berterima kasih kepada Pak Edy, terutama kepada Konjen Indonesia di Melbourne Budiarman Bahar. Jika bukan ajakan beliau, mungkin tim angklung Unisba belum saatnya tampil di Town Hall," ujar Saefullah yang juga sebagai ketua rombongan. Dampak sukses melakukan konser angklung itu, menurut Rektor Unisba ini, mereka kembali diundang Konsulat Jenderal Indonesia untuk Victoria dan Tasmania di Melbourne. Undangan 13 Mei lalu itu, meminta tim Gema tampil di acara "Festival Indonesia" Agustus mendatang. "Tampaknya masyarakat Melbourne terkesan dengan penampilan Gema Unisba, ini demi Bandung, demi Jawa Barat, dan demi Unisba," ujar Saefullah. Sebagai ketua rombongan, Saefullah merasa bangga, karena kerja kerasnya mencari sponsor tidak sia-sia, sehingga tidak perlu menggunakan dana Unisba. Sebelum tampil di Melbourne Town Hall itu, tim Gema Unisba telah melakukan roadshow di Wesley College dan Minaret College dua sekolah yang memiliki siswa setara SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Di Wesley College tim tampil, Senin (5/5). Wesley College adalah salah satu sekolah yang cukup terkenal di Melbourne karena kedisiplinannya. Sedangkan Minaret College, seluruh muridnya beragama Islam yang berasal dari berbagai negara. Kedua sekolah ini sama-sama memiliki program pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, kehadiran Gema Unisba menjadi kehormatan bagi murid dan guru di sekolah itu. Selain Rektor Unisba, pergelaran di sekolah itu juga dihadiri Pembantu Rektor II Dadan Hermawan Ilyas, S.E., A.K., M.Si, Pembantu Rektor IV Dr. Neni Yulianita merangkap sebagai pemain angklung, dan Dekan Kedokteran Prof. Dr. dr. Heri Sastramihardja, Sp.F. Termasuk pejabat Konjen Bidang Ekonomi Johar Gultom. Untuk bisa tampil di dua sekolah ini, barangkalo rombongan Gema Unisba harus berterima kasih pada pasangan suami istri Ekky dan Nety (putra Saefullah) yang tengah menuntut ilmu di Melbourne. Pasangan ini bahu-membahu menawarkan program kesenian asal Bandung, Jawa Barat, Indonesia, khususnya kesenian angklung agar bisa tampil di Australia dengan membawa harum nama Kota Bandung. Penampilan tim Gema di kedua sekolah dan di Melbourne Town Hall disambut positif dan antusias para penonton. Ketika tampil di Wesley College, tim angklung Gema Unisba bermain di tempat khusus di dalam areal Wesley College. Tepat pukul 10.30 waktu setempat, angklung yang digerakkan tangan-tangan halus tim angklung Unisba membahana. Seketika itu juga murid-murid Wesley College langsung bereaksi. Lagu "Es Lilin" membuka penampilan. Demikian pula lagu "Besame Mucho", "Somewhere My Love", "Kicir-kicir", "Waltzing Matilda", dan beberapa lagu Sunda lainnya. Penonton tidak hanya menikmati tetapi mulai ikut berjoget ala jaipongan. Apalagi, ada tarian tradisional Sunda yang disuguhkan Febby Alinda Riani dan Ny. Elya, kemeriahan semakin tercipta. Usai tampil, Pimpinan Gema Unisba Ny. Tien Saefullah turun mengajak para pelajar Wesley College untuk memainkan alat musik angklung. Begitu pula ketika tampil di Minaret College, Selasa (6/5). Di sekolah Islam pimpinan Mr. Hasan ini, tim Gema tampil di gerbang serbaguna. Gedung ini memiliki panggung permanen. Di tempat inilah grup Gema Unisba tampil mempertontonkan kemampuannya bermain angklung dengan menyanyikan lagu-lagu Sunda, Qasidah dan lagu kebangsaan Australia. Termasuk tari Merak yang dibawakan anak-anak Indonesia di Melbourne, yang tergabung dalam Paguyuban Pasundan Melbourne. Di hari berbeda kembali tampil di depan undangan dan relasi Konsulat Jenderal Indonesia untuk Melbourne, Minggu (11/5). Pergelaran yang diadakan di Kantor Konjen Indonesia di Queen St, Melbourne Australia itu dihadiri anggota Paguyuban Pasundan di Melbourne.
|
No comment posted
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| 2008 | ISME Bologna - Performing Groups |
| AWI: Angklung Web Institute - AWI Home |
| Youtube - Angklung Orchester Hamburg in Concert |
| Festiwal Folkloru |
| 121 registered |
| 40 male |
| 81 female |
| 0 today |
| 0 yesterday |
| 0 this week |
| 0 this month |
| Last: |
ditaa |