Seiring dengan memasuki milenium baru di tahun 2000, Keluarga Paduan Angklung SMAN 3 Bandung (KPA 3) dengan bangga mempersembahkan media informasi angklung Padaeng dalam bentuk homepage.
Adapun maksud dari homepage ini adalah: 1) sebagai sarana penyebaran informasi mengenai perkembangan perangklungan di Bandung, 2) sarana komunikasi antar pemerhati & pelaku musik angklung, 3) di masa mendatang diharapkan dapat menjadi suatu bank data dan informasi serta sarana transaksi bisnis untuk hal-hal yang terkait dengan musik angklung.
Akhir kata semoga persembahan homepage ini akan dapat menjadi salah satu kontribusi kami bagi pengembangan industri musik angklung Indonesia kini dan mendatang. Selamat menikmati.
 
You are here:  Home
Konser Orkestrasi Angklung VI "Fun is in the Air" - A Centennial of Musical Case
Written by Mita Aprianti, on Sunday, 03 February 2008
Average user rating    (1 vote)
Views 911    

Penampilan spektakuler KPA3
Penampilan spektakuler KPA3
Keluarga Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung (KPA3) telah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan eksistensi kesenian angklung di tengah maraknya pengaruh budaya asing yang masuk ke dalam kehidupan bangsa Indonesia. Upaya tersebut antara lain dengan mengadakan lima kali Konser Orkestrasi Angklung (KOA) yang memiliki ciri khas elegan, klasik, dan berkelas. Namun dalam upaya mendekatkan angklung ke culture global tanpa menghilangkan jati dirinya, maka KPA 3 Bandung mencoba untuk memberikan tampilan yang berbeda dalam Konser Orkestrasi Angklung VI ini dengan mengambil tema “Fun is in the Air” A Centennial of Musical Case. Melalui aransemen-aransemen lagu pop, rock, hip hop dan disco serta sentuhan koreografi yang inovatif, KPA 3 ingin menampilkan karakter  fun pada alat musik angklung sebagai kelanjutan upaya KPA3 dalam mengembangkan dan memperkenalkan musik angklung melalui konser angklung sebelumnya.

Sabtu, 19 Januari 2008 di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House), 800 penonton dan 150 undangan mulai menempati tempat duduk mereka masing-masing dengan sebelumnya diantar oleh para panitia yang sudah standby di pintu gerbang teater yang megah itu. Medley  Opening Act: Numb - Linkin Park dan In The Shadow - The Rasmus (arr. Febi Rhiana) dengan kondakter Andina Permatawaty. Pembukaan yang spektakuler ini juga diiringi oleh para penari dengan konsep modern dance.  Sesi I ini bertemakan Walk In Time dengan menghadirkan lagu-lagu dari masa ke masa dengan ciri khas masing-masing.

Sesi I dilanjutkan dengan alunan lagu romantis Romantic Moment Gershwin (arr. Arman Furqon). Diawali lagu The Man I Love dengan iringan vokal dari Fatya Annisa dan kondakter untuk sesi Cotton Club ini yaitu Burhannudin. Suasana romantis masih dillanjutkan dengan lagu Our Love is Here to Stay dengan vokal Djiwa Margono. I Got Rhytm yang membuat para penonton mulai ingin menari dengan vokal dari Anggia Utami Dewi dan Syarifah Ismailiyah Alatas juga mulai menghangatkan malam hari itu dengan suasana penuh cinta. Sesi lagu romatis ini diakhiri dengan lagu They Can’t Take That Away from Me dengan vokal Djiwa Margono dan Eldiansyah Denir Lubis.

Dengan mulai membawa nuansa rock and roll khas jaman dulu, Grease Megamix - from Grease the Musical aransemen dari Widyasari Ismail membuat para penonton terhibur dengan nuansa up beat dan didukung pula dengan tarian dari T’sT  yang ceria sesuai dengan lagunya. Medley megamix yang terdiri dari lagu You're the One That I Want, Greased Lightnin dan Summer Nights ini sudah akrab di telinga para audience, (karena akhir-akhir ini sering ada di salah satu iklan di layar kaca). Tarian kocak ala John Travolta and friends dipadu dengan alunan musik angklung yang fun mebuat sesi ini sangat meriah dengan kondakter yang masih sama yaitu Burhannudin.

Nuansa disko diisi dengan lagu More Than A Woman – Bee Gees (arr. Widyasari Ismail) dan lagu yang makin akrab di telinga audience yaitu Mamma Mia – ABBA (arr.Willy Ernawan)  dikondakteri oleh Dwinita Kusumawardani. Dengan konsep catwalk dari pemain angklung KPA3 membuat para penonton makin merasakan nuansa 70’s. Pada sesi ini salah satu tim memainkan angklung dan tim lainnya melakukan catwalk selayaknya model panggung. Kedua tim yang berada di panggung ini mengusung tema 70’s dan 80’s. Saat lagu Mamma Mia berakhir, tim yang tadi catwalk sekarang menjadi pemain angklung untuk lagu medley I Wanna Dance With Somebody dan You Give Love A Bad Name (arr. Heru Hermawan). Dream team yang mengenakan baju tema 80’s, kali ini yang berkesempatan untuk catwalk di atas panggung yang memang khusus disiapkan agar pemainnya bisa berjalan ala model seperti itu.

Untuk mengakhiri sesi I ini dengan tema The Last Decade - Super Teen Sensation, lagu-lagu ala boyband seperti  Everybody, Quit Playing Games With My Heart, All I Have To Give dari Backstreet boys dan God Must Have Spent A Little More Time On You dari N’Sync, juga lagu khas pada 90’an yaitu Baby One More Time dari Britney Spears (arr. Faisal Hardi dan Ricko Rida) dibawakan dengan alunan kedua tim angklung yang berada di panggung dengan pimpinan Andina Permatawaty sebagai kondakter. Penari yang menari ala boyband juga memukau para penonton yang membawa suasana kembali pada sekitar 10 tahun yang lalu. Tarian ala video klip Britney Speras juga dibawakan untuk mengiringi lagu Baby One more Time.

Memasuki Sesi II dengan tema Musical Case.. Let’s Have fun diawali dengan sesi pertama dari sesi II ini yaitu Girl Power. Dream Team yang mengawali sesi II ini berjalan masuk ala catwalk dengan iringan perkusi yang membawakan lagu Big Black Horse and Cherry Tree (arr. Teguh Perdamaian). Sesuai irama, para pemain angklung dan penari Saman mulai memasuki panggung menempati tempatnya masing-masing. Girl Power dilanjutkan dengan lagu medley Powerless dan Unwritten (arr. Teguh Perdamaian). Tidak hanya untuk didengar, karena kebanyakan lagu pada KOA VI juga nikmat untuk dilihat. Pada sesi ini pun bisa dinikmati para penari Saman dan para penari lainnya yang menari layaknya penari daerah professional. Listia Rahmandaru Guntur sebagai kondakter pun berdiri di sisi  panggung agar penari  Saman bisa terlihat jelas oleh para penonton.

Pada sesi Boys London dengan lagu Fix You, She’s The One dan You’re Beautiful, kondakter pun berjalan menghampiri para pemain di tengah panggung. Para penari daerah yang masih berada di panggung mulai menyalakan lilin untuk mendukung suasana mellow dalam malam yang gelap itu. Lagu arransemen Arman Furqon ini dibawakan dengan alunan angklung yang diringi alat musik lainnya seperti contra bass dan drum set.

Pada sesi Shake Your Booty, suasana kembali memasuki nuansa berbeda. Lagu bernuansa Jazz dari Alicia Keys dengan lagu yang dibawakan adalah If I Ain’t Got You dan lagu pop dari Beyonce dengan Irreplaceable (arr. Teguh Perdamaian) membuat suasana kembali naik setelah sebelumnya diajak ke suasana yang lebih sendu.

Untuk sesi terakhir untuk dream team ini adalah sesi Exotic Eastern Touch dengan lagu Cinta di Ujung Jalan dari Agnes Monica dan lagu Saviour yang dipopulerkan oleh Anggun C. Sasmita (arr. Djiwa Margono). Para pemain mulai melangkah maju merubah formasi barisan untuk menandakan dream team yang lain akan memasuki panggung untuk sesi berikutnya. Penari Geisha berada di sekeliling panggung pada lagu Cinta di Ujung Jalan lengkap dengan dandanan khas penari Jepang tersebut. Sedangkan pada lagu Saviour penari geisha yang tadinya berjumlah enam orang kini hanya tersisa satu orang, ditemani aksi memukau dari para Flame Thrower dengan semburan apinya.
Seiring pergantian kondakter, untuk sesi Rock Your Body ini, kedua dream team yang bermain pada sesi I mulai memasuki panggung, kondakter kali ini adalah Dyah Wulandari Putri. Lagu Time Is Running Out dari Muse dibawakan apik dengan arransmen dari Putrikinasih. Sesi selanjutnya adalah sesi Broken Heart Club. Nuansa temaram khas lagu patah hati mulai memenuhi seisi teater. Dengan diawali vocal performance dari Syarifah Ismailiyah Alatas mebawakan lagu My Immortal dari Evanesence membuat semua orang terhanyut. Dilanjutkan dengan permainan tim berikutnya dengan iringan nyanyian Anggia Utami Dewi membawakan lagu Hurt dari Christina Aguilera dan sesi lagu patah hati untuk lagu-lagu internasional diakhiri dengan lagu Perte dan Separate Lives dengan vokal dari Eldiansyah D. Lubis masuk mengiringi tim terahir membawakan Perte.

Sesi Broken Heart Club masih berlanjut dengan lagu-lagu patah hati dari dalam negeri. Medley apik ini terdiri dari Soulmate - Kahitna, Terlalu Cinta - Rossa, Menanti - Dea Mirella, Dalam Hati Saja - Warna, Adilkah Ini - Tia AFI, Dan Tak Mungkin Ku Melepasmu - Dygta feat Andina, dan Bukan Untukku - Rio Febrian (arr. Arman Furqon) dengan nyanyian tiga vokalis dari KPA 3 yang bernyanyi bergantian dan juga bersama-sama yaitu Anggia Utami Dewi, Syarifah Ismailiyah Alatas, dan Eldiansyah D. Lubis.
Sesi Back To The Groove menjadi sesi penutup pada Sesi II ini juga menjadi penutup untuk Konser akbar dari KPA 3 yang ke-6. Masuknya vokalis pria Ridzki Januar Akbar yang membawakan This is How A Heart Breaks arransmen dari Putrikinasih mengawali sesi terakhir ini. Diakhiri dengan lagu yang dipopulerkan oleh 3 diva yaitu Semua Jadi Satu menjadi penutup KOA VI ini. Ternyata para audience meminta KPA3 untuk meminkan lagu kembali. All Night Long menjadi encore pada malam minggu tersebut. Para pemain angklung dan semua pengisi acara turun dan berdiri di tengah-tengah para penonton menghangatkan malam akrab itu dengan sang concert master kita yaitu Arman Furqon.


           Everyone You Meet That Jamming In The Street All Night Long …  


Konser Orkestrasi Angklung VI berakhir sudah. Kondakter, vokalis, pemain angklung, accomp, cugh, contra bass, drum set, vibra phone, gambang, keyboard, perkusi, bass drum, gitar elektrik, bass elektrik, penari daerah, penari modern, flame thrower, panitia, audience, para undangan…


          KEEP FUN IN THE AIR!

 


Published in : The News, Latest News
Favoured Print Send to friend Related articles

Users' Comments (1) RSS feed comment
Posted by keyz, on 02-03-2008 10:24, IP 61.94.125.48, Registered
1. slamat n maap
key mo mnta maav coz d koaVI bnyk slah.. 
k nanu,merry,sman kru ma platih,tmely tdonat,pnitia,dll wuihh maaph ya.. :cry  
but slamet ats konserny!!gaul lah!! :grin
 
» Report this comment to administrator
» Reply to this comment...

Add your comment



mXcomment 1.0.2 © 2007-2009 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Pilihan Bahasa

EnglishBahasa Indonesia

KPA3 Login

tidak ada yang online

Undang Teman Anda

 20 left
Check Invites

Pesan Singkat

Latest Message: 2 days, 18 hours ago
  • mita120491 : ih salah .. harusnya kan SMANGAT !! hhaha
  • mita120491 : smanagt yaa KPA'kuuu!:)
  • [GUEST]kacamatapec : huaaa, maaf saya jarang onlen sad(
  • [GUEST]vijay kpa' : sukseskan acara kekeluargaan... cia you kpa3, n cia you kpa'30
  • [GUEST]vijay kpa' : salut buat dt braga,,,
  • Ciwildan : Hi
  • [GUEST]melon : altam....paling bassnya. mungkin nggak akan terlalu banyak moving juga
  • [GUEST]melon : THAT'S THE SPIRIT!
  • [GUEST]melon : @wildan:
  • [GUEST]guest_2401 : smangat terus yaa.. kangen KPA bgt uuuy .
  • [GUEST]lol : lol
  • [GUEST]Ciwildan : biarlah jdi tantangan bwat DT1,tpi flow altam riweuh ga?
  • [GUEST]Ciwildan : wah flownya riweuh?
  • [GUEST]melon : FYI(DT1), flow kalianlah yang paling ribet.
  • [GUEST]melon : Eh, eval 03 diundur yah? saya baru tau..DT 1..siap-siap latihan flow.hehe

Total Members

121 registered
40 male
81 female
0 today
0 yesterday
0 this week
0 this month
Last: ditaa  offline